Kemarau Melanda, Air Bersih Menjadi Masalah bagi Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Purbalingga

oleh -1502 Dilihat
oleh
Kemarau Melanda, Air Bersih Menjadi Masalah bagi Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Purbalingga
Antri air bersih [Foto Ilustrasi]

Kemarau Melanda, Air Bersih Menjadi Masalah bagi Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Purbalingga oleh situs Berita Purbalingga.

Dampak kemarau sangat terasa pada ketersediaan air bersih di daerah sekitar. Ratusan warga yang tinggal di lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa Serang Kecamatan Karangreja, Purbalingga, kini mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan air bersih.

Berdasarkan informasi dari serayunews.com pada hari Senin (24/7/2023), dilaporkan bahwa sebanyak 88 Kepala Keluarga (KK) atau 299 warga mengalami kesulitan air bersih di Dusun 5, Desa Serang. Masalah tersebut terjadi di RT 3 RW 8, RT 4 RW 8, dan RT 5 RW 8. Priyo Satmoko, Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, telah mengonfirmasi laporan ini.

BPBD segera merespons kondisi tersebut dengan berkoordinasi langsung dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purbalingga. Tiga tangki air bersih dengan total 15.000 liter segera dikirimkan oleh petugas untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami kesulitan air bersih di wilayah tersebut.

Priyo Satmoko menyampaikan, “Petugas kami telah dikerahkan untuk mengawal distribusi air bersih ke warga yang tinggal di lereng Gunung Slamet ini.”

Joko Purnomo, Kaur Umum Pemerintah Desa Serang, juga mengkonfirmasi bahwa warganya biasanya mengandalkan saluran jaringan air bersih dari Baturraden, Banyumas. Di musim kemarau seperti saat ini, masalah ketersediaan air bersih memang sering terjadi.

“Warga kami sangat berterima kasih karena BPBD dan PDAM telah bertindak cepat dalam memberikan pasokan air bersih kepada kami,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pasokan air bersih yang diberikan saat ini lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan memasak. Namun, apabila masalah ini berlanjut, Pemerintah Desa akan kembali berkoordinasi dengan BPBD dan PDAM guna mencari solusi jangka panjang.

“Kami akan mencoba menyediakan jaringan air dari PDAM untuk wilayah yang saat ini mengalami kesulitan air bersih. Atau, alternatif lainnya adalah menyediakan pasokan air secara kontinu,” tambahnya.

Demikian berita seputar Kemarau Melanda, Air Bersih Menjadi Masalah bagi Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Purbalingga oleh situs Berita Purbalingga.