Stabilitas Kondisi Kesehatan Jamaah Haji Purbalingga Selama di Madinah oleh situs Berita Purbalingga.
Tim kesehatan dan Kepala Puskesmas Kemangkon Purbalingga, Suharno, menyatakan bahwa kesehatan para jamaah haji kloter 71 dan 72 Kabupaten Purbalingga setelah menjalani rangkaian kegiatan di kota Madinah berada dalam kondisi baik dan stabil. Hal tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (22/7).
Pernyataan tersebut senada dengan apa yang diungkapkan oleh ketua kloter 71, Yuni Eko. Ia mengungkapkan bahwa para jamaah haji Purbalingga telah menjalani city tour pada Rabu (19/7) menggunakan 7 bus. Perjalanan tersebut membawa mereka ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain, kebun kurma, dan Jabal Uhud, sebelum akhirnya kembali ke hotel pada pukul 11 siang waktu setempat.
“Kesehatan para jamaah sudah stabil, hanya 1-2 orang yang mengalami batuk pilek,” kata Yuni Eko.
Eko juga melanjutkan, pada Jumat (21/7) kemarin, para jamaah haji Purbalingga dengan tertib mengunjungi Roudhoh, salah satu tempat yang dianjurkan untuk berdoa di Masjid Nabawi. Kegiatan tersebut dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi pertama untuk jamaah laki-laki pada pukul 16.30 waktu Saudi dan sesi kedua untuk jamaah perempuan pada pukul 22.30.
Sebagai aturan dari panitia setempat, jamaah haji yang ingin masuk Roudhoh harus melewati 3 kali pemeriksaan identitas dan menunggu hingga 2 jam agar tidak terjadi kerumunan. Eko menambahkan bahwa kegiatan selanjutnya adalah penimbangan bagasi yang akan dilaksanakan pada hari Ahad (23/7), setelah itu para jamaah bisa beribadah secara mandiri sambil menunggu jadwal kepulangan mereka ke tanah air pada Rabu (26/7).
“Jadwal kepulangan direncanakan pukul 00.10 waktu setempat, namun masih menunggu klarifikasi dari petugas dan sektor terkait. Semoga tidak ada perubahan yang signifikan,” tutupnya.
Demikian berita seputar Stabilitas Kondisi Kesehatan Jamaah Haji Purbalingga Selama di Madinah oleh situs Berita Purbalingga.




